home
my seiman
bulletin
web forum
discover
bible info
ss cq
renungan
milis
online bible
uji anda
proyek
linkaran advent
album foto
about
staff only

active topics (0)
new articles (0)
private messages
my bookmarks
site statistics
pm pager
member benefits
members
search
register

Username:
Password:
Save Password

Lupa password?

registered members: 1626
active users:
0 members
6 guests
Renungan Hari Ini | Renungan Lampau | Para Penerjemah
Renungan Tanggal 5/1/2009

Salam dalam Kasih Kristus,

Majalah TIME tanggal 6 April melaporkan bahwa jumlah orang yang menonton acara TV pada saat "prime time" telah merosot dari 75% di tahun 1950-an, ke rekor terendah yang baru 18% (halaman 62).
Ini dimaksudkan sebagai "kabar buruk": tetapi kenyataannya itu mungkin adalah satu kabar yang sangat baik. Jelas itu akan merupakan kabar baik bila 57% mantan penonton itu membaca Alkitab sebagai gantinya. Mungkin sebagian dari mereka telah benar-benar "tumbuh dewasa" secara rohani sampai ke tingkat di mana pertunjukan TV membuat mereka muak (sebagaimana seharusnya di dalam banyak kasus) dan mereka berpaling kepada Alkitab untuk hiburan atau menghabiskan waktu di malam hari.

Itu bukanlah satu ide yang gila: bahkan bagi orang-orang Kristen yang "setia", terlalu sering membaca Alkitab begitu saja adalah satu latihan yang menjemukan sementara Roh Kudus (Dia adalah Allah) akan bergembira bila mereka sungguh-sungguh merasakan "lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan" (Mat 5:6).
Alkitab adalah Buku yang mengesankan dan bacaan sebelum tidur yang sangat baik!
(a) Mintalah Tuhan yang Mahakasih untuk menunjukkan belas kasihan kepada jiwa Anda dengan memberikan kepada Anda (sebagai satu karunia!) rasa "lapar dan haus akan kebenaran" ini.
(b) Bila kita tahu siapa Tuhan Yesus, betapa dekat-Nya Dia telah datang kepada kita, Kenyataan akan Kehadiran-Nya, kita akan merasa lapar karena adalah mustahil untuk lebih menghargai Yesus daripada menghormati Firman-Nya, Alkitab. Dia adalah "Firman" (lihat Yoh 1:14).
(c) Bila Anda berjalan ke dalam sebuah ruangan di mana Yesus sedang duduk, apakah Anda mau duduk dekat dengan-Nya?
(d) Maria Magdalena suka untuk duduk di kaki-Nya dan mendengarkan Dia berbicara sementara saudaranya Marta menyibukkan dirinya dengan urusan memasak.
(e) Sejujurnya, apakah yang lebih ingin Anda lakukan bila Yesus berada di ruang tamu Anda?
(f) Biarlah saya menguatkan Anda: tidak ada satu jiwa pun di bumi ini yang secara alamiah lebih jemu dengan membaca Alkitab daripada diri saya sendiri; itu benar, bukan hanya dari pengakuan saya yang jujur tetapi dari apa yang Alkitab katakan, karena dia mengatakan bahwa "keinginan daging adalah perseteruan terhadap Allah, karena ia tidak takluk kepada hukum Allah; hal ini memang tidak mungkin baginya" (Rom 8:7). Dan "keinginan daging" atau "alamiah" itu adalah apa yang saya miliki sejak lahir dan melalui pengalaman.
(g) Tetapi saya juga harus mengakui: bila saya telah berlutut dan merendahkan jiwa saya yang sombong di hadapan Tuhan Yesus, dan memohon kepada-Nya untuk pengampunan dan penerimaan, dan meminta kepada-Nya untuk memberikan kepada saya rasa "lapar dan haus" itu, Dia telah mulai berbuat demikian.
(h) Saya mengingat di saat remaja saya di sekolah tinggi ketika saya pertama kali menjadi sangat yakin bahwa saya tidak mengasihi Alkitab dan karenanya tidak bisa mengatakan dengan jujur bahwa saya mengasihi Tuhan Yesus; Anda mungkin berpikir bahwa saya sudah gila, tetapi saya memilih untuk merendahkan jiwa saya dan berpuasa (ya! saya menjauhi kafetaria) untuk beberapa kali saat makan dan tinggal berlutut meminta Tuhan untuk mengajarkan kepada saya sesuatu secara langsung tentang mengasihi Alkitab!
(i) Apakah Tuhan menjawab doa saya?
(j) Baiklah, saya sama sekali bukan seorang yang istimewa; saya mau mendorong setiap remaja yang lain untuk percaya bahwa Tuhan sesungguhnya melihat saya, dan memperhatikan saya, dan sesungguhnya memberikan kepada saya hanya sesuatu yang sangat awal dari kasih untuk Firman-Nya, Alkitab.
(k) Apa yang Dia berikan kepada saya, betapapun minimalnya itu (syukur kepada Tuhan), tidak pernah saya lepas lagi, sampai selama bertahun-tahun ini.

dari Dial Daily Bread 28 April 2009
oleh Robert J. Wieland
diterjemahkan oleh Danny Handoko


 

Set as your default homepage Add favorite Privacy Report Bugs 1998-2007 SEIMAN.org All Rights Reserved. MaxWebPortal Snitz Forums Go To Top Of Page