home
my seiman
bulletin
web forum
discover
bible info
ss cq
renungan
milis
online bible
uji anda
proyek
linkaran advent
album foto
about
staff only

active topics (0)
new articles (0)
private messages
my bookmarks
site statistics
pm pager
member benefits
members
search
register

Username:
Password:
Save Password

Lupa password?

registered members: 1626
active users:
0 members
8 guests
Renungan Hari Ini | Renungan Lampau | Para Penerjemah
Renungan Tanggal 5/5/2009

Salam dalam Kasih Kristus,

Semetnara tahun 1890-an mendekati akhirnya dan satu penyatuan dengan awal abad ke 20, Negara Bagian Michigan sedang bertumbuh dan berkembang. Pada saat itu tempat percetakan yang paling progresif ada di kota Battle Creek -- the Review and Herald Publishing Association.
Didirikan oleh anggota-anggota yang berdedikasi dari Masehi Advent Hari Ketujuh, Review and Herald telah dengan khidmat didedikasikan kepada Tuhan untuk penerbitan buku-buku dan artikel-artikel yang mengumandangkan dekatnya kedatangan Kristus yang kedua, dan persiapan hati yang perlu untuk kita miliki untuk bersiap baginya.
Tidak ada pekerjaan yang sedang berjalan di dunia saat itu yang lebih penting dari ini (Bahkan hari ini tidak ada pekerjaan yang dilakukan di mana saja yang sama pentingnya!).
Tetapi beberapa peserta yang tidak bijak di dalam pekerjaan itu memeluk ide bahwa bila Rumah Percetakan itu memperkenalkan pekerjaan percetakan sebagai bisnis, mereka bisa memperoleh uang extra untuk institusi itu yang akan memungkinkan pencetakan pekabaran Injil dengan lebih murah, dan karenanya (demikianlah idenya) bisa memungkinkan penyebaran yang lebih besar dari literatur yang baik yang dipenuhi kebenaran.
Demikianlah para manajer memeluk ide pekerjaan percetakan itu, dan menyebabkan para pekerja dan operator tanpa terhindarkan melihat dan membaca literatur non-Kristen ini, sebagian darinya sama sekali adalah kekafiran yang liar. Orang-orang muda yang bekerja sebagai pencetak dan pemeriksa dipaksa untuk melihat dan membaca literatur yang mempromosikan kekafiran ini! Ellen White mengatakan bahwa Tuhan terlalu mengasihi orang-orang muda ini untuk mengizinkan mereka meracuni pikiran mereka dengan keharusan untuk membaca dan mencetak sampah ini. The Review and Herald Publishing House telah didekasikan kepada Tuhan dalam doa yang kudus, ini mengundang Dia untuk memasuki krisis ini dan bertindak. Peringatan yang khidmat diucapkan oleh jurukabar Tuhan, dan tidak diperhatikan.
Akhirnya, Tuhan dipaksa untuk menarik perlindungan khusus-Nya. Seseorang telah meninggalkan beberapa kain berminyak yang digunakan untuk membersihkan mesin-mesin cetak di dalam satu tumpukan di bawah tanah, mereka tersulut api, dan seluruh bangunan itu menyala ditelan api. Ketidakpercayaan umat-Nya memaksa Tuhan untuk membiarkan kejadian-kejadian berjalan menuju akibatnya.

dari Dial Daily Bread 29 April 2009
oleh Robert J. Wieland
diterjemahkan oleh Danny Handoko


 

Set as your default homepage Add favorite Privacy Report Bugs 1998-2007 SEIMAN.org All Rights Reserved. MaxWebPortal Snitz Forums Go To Top Of Page