home
my seiman
bulletin
web forum
discover
bible info
ss cq
renungan
milis
online bible
uji anda
proyek
linkaran advent
album foto
about
staff only

active topics (0)
new articles (0)
private messages
my bookmarks
site statistics
pm pager
member benefits
members
search
register

Username:
Password:
Save Password

Lupa password?

registered members: 1626
active users:
0 members
8 guests
Renungan Hari Ini | Renungan Lampau | Para Penerjemah
Renungan Tanggal 5/8/2009

Salam dalam Kasih Kristus,

Saya telah menemukan sesuatu yang "baru" untuk disyukuri kepada Tuhan, dan juga sesuatu yang baru dari mana saya bisa bertobat!
(a) Saya bersyukur bahwa saya tidak tenggelam bersama yang terhebat dari segala kapal, yang disebut sebagai "tidak mungkin tenggelam", TITANIC, yang tenggelam lama sebelum saya dilahirkan.
(b) Jadi seseorang bertanya, Bagaimana Anda bisa bersyukur untuk sesuatu yang bisa dianggap sebagai "kelepasan" bahkan sebelum Anda dilahirkan?
(c) Jawabannya adalah bahwa saya secara bersama berbagi kesalahan dari orang-orang yang bermegah di dalam hasil pekerjaan tangan manusia dan membesarkan diri bahwa mereka telah membangun sesuatu yang bahkan "Tuhan tidak bisa tenggelamkan." Itu adalah penyembahan berhala, murni dan sederhana, dan karena saya telah dilahirkan dengan satu sifat alamiah yang berdosa yang telah saya warisi dari Adam, pikiran saya adalah apa yang Rasul Paulus katakan sebagai "daging." Inilah apa yang Paulus katakan:
(d) "Sebab keinginan daging adalah perseteruan terhadap Allah, karena ia tidak takluk kepada hukum Allah; hal ini memang tidak mungkin baginya" (Rom 8:7)
(e) Di mana saja ada penyembahan berhala, di sana Anda akan mendapati saya, kecuali Juruselamat Tuhan Yesus di dalam kasih karunia-Nya yang jauh lebih berlimpah telah melepaskan saya.
(f) Ya, saya sudah akan bergabung dengan orang banyak yang sombong dan bermegah di dalam apa yang kita sendiri telah buat; bila saya berada di sana, saya sudah akan membuat segala usaha untuk memperoleh tiket dan naik ke atas TITANIC di dalam pelayaran perdananya, bergembira di dalam kesombongan penyembahan berhala.
(g) Saya adalah seorang pria, dan saya berbagi di dalam penyembahan berhala banyak pria, untuk mobil (Wanita mungkin tidak memahami hal ini; istri saya tidak pernah bisa memahaminya).
(h) Jadi saya telah menemukan sesuatu yang "baru" yang belum saya sadari sebelumnya, untuk bertobat darinya. Itu sendiri adalah satu berkat -- kehormatan untuk memperoleh karunia pertobatan.
(i) Sudah waktunya untuk bersyukur pada Tuhan yang Mahakasih bahwa Dia telah menyelamatkan kita dari dosa ini (dan banyak dosa yang lain!) dan telah memberikan kepada kita karunia pertobatan ini (pertobatan bukanlah sesuatu yang kita "lakukan" sendiri -- tidak seorang pun bisa bertobat kecuali Tuhan di dalam belas kasihan-Nya yang besar memberikan kepadanya karunia itu, baca Kisah 5:31: "Pemimpin dan Juruselamat [kita] , untuk memberikan pertobatan kepada Israel, dan pengampunan dosa" [KJV].
(j) Adalah Tuhan sendiri melalui Roh Kudus yang mengambil inisiatif untuk menyelamatkan kita!
(k) Di dalam kerajaan-Nya yang kekal tidak seorang pun dari kita akan "bermegah" sedikit pun bahwa kita telah menolong menyelamatkan diri kita sendiri!

dari Dial Daily Bread 1 Mei 2009
oleh Robert J. Wieland
diterjemahkan oleh Danny Handoko


 

Set as your default homepage Add favorite Privacy Report Bugs 1998-2007 SEIMAN.org All Rights Reserved. MaxWebPortal Snitz Forums Go To Top Of Page