home
my seiman
bulletin
web forum
discover
bible info
ss cq
renungan
milis
online bible
uji anda
proyek
linkaran advent
album foto
about
staff only

active topics (0)
new articles (0)
private messages
my bookmarks
site statistics
pm pager
member benefits
members
search
register

Username:
Password:
Save Password

Lupa password?

registered members: 1626
active users:
0 members
8 guests
Renungan Hari Ini | Renungan Lampau | Para Penerjemah
Renungan Tanggal 6/15/2009

Salam dalam Kasih Kristus,

Pada hari ketika Kristus dibangkitkan, dua dari murid-murid-Nya (bukan dari Kedua Belas Murid) sedang berjalan di jalan kecil dari Yerusalem ke desa Emaus. Seorang Asing bergabung dengan mereka, dan dalam satu cara yang menyenangkan dan bersahabat terlibat di dalam pembicaraan mereka (satu gambaran yang indah dari seperti apakah Yesus itu!). Dia bertanya mengapa mereka tampaknya begitu muram. Mereka mengatakan kepada si Orang Asing itu tentang Yesus, dan pengharapan mereka supaya Dia terbukti sesungguhnya sebagai Mesias yang lama ditunggu.

Sementara Orang Asing itu mulai menjelaskan Yesaya 53 dan nubuatan-nubuatan Perjanjian Lama yang lain tentang Mesias yang akan datang, keduanya merasa sangat terkesan. Salib tidak berarti bahwa Dia bukanlah Mesias: itu justru bukti bahwa Dia ADALAH Mesias!

Hati mereka membara dengan kegairahan! Apa yang mereka telah pikirkan berarti bahwa Yesus tidak mungkin adalah Mesias ternyata justru adalah bukti terkuat bahwa Dia sesungguhnya demikian!

Ketika mereka mencapai desa mereka Emaus, Orang Asing itu tampaknya mengucapkan selamat tinggal dan akan meneruskan perjalanan-Nya; tetapi mereka memohon kepada-Nya,
"tinggallah bersama-sama dengan kami." Catatan suci mengatakan bahwa mereka "sangat mendesak-Nya." Mungkin dengan air mata!

"Tinggallah bersama-sama dengan kami, sebab hari telah menjelang malam dan matahari hampir terbenam." Bila Anda memohon Tuhan dengan sungguh-sungguh untuk "tinggal" bersama Anda, Dia tidak pernah akan berbalik dari anda.

Kisah ini juga mengajarkan kita satu pelajaran yang bahagia yang lain: Dia tidak akan meninggalkan kita sendirian; Dia akan menyediakan seseorang untuk berbagi iman kita bersama! "Sahabat" itu yang Tuhan mungkin berikan kepada Anda untuk berbagi pengalaman iman Anda bersama, mungkin tidak perlu dekat secara fisik, tetapi mungkin sedekat pesawat telepon.

dari Dial Daily Bread 25 Mei 2009
oleh Robert J. Wieland
diterjemahkan oleh Danny Handoko


 

Set as your default homepage Add favorite Privacy Report Bugs 1998-2007 SEIMAN.org All Rights Reserved. MaxWebPortal Snitz Forums Go To Top Of Page