home
my seiman
bulletin
web forum
discover
bible info
ss cq
renungan
milis
online bible
uji anda
proyek
linkaran advent
album foto
about
staff only

active topics (0)
new articles (0)
private messages
my bookmarks
site statistics
pm pager
member benefits
members
search
register

Username:
Password:
Save Password

Lupa password?

registered members: 1626
active users:
0 members
7 guests
Renungan Hari Ini | Renungan Lampau | Para Penerjemah
Renungan Tanggal 7/2/2009

Salam dalam Kasih Kristus,

Seseorang mungkin berkata bahwa saya secara tidak adil menuduh kucing pemukiman kami untuk lenyapnya seekor burung puyuh yang masih tinggal. Mungkin seekor coyote, tentu saja; coyote dan kucing memiliki sifat alamiah yang serupa, tetapi Napa Valley di mana kami tinggal begitu padat penduduknya sehingga saya bertanya-tanya apakah seekor coyote mau memasuki daerah manusia di sini (saya kira beberapa orang tua akan menceritakan kepada saya saat=saat ketika coyote masuk).

Tetapi mengetahui sifat alamiah dari binatang kesayangan kita, kucing, saya masih tidak bisa tidak merasa bahwa kucing itu mungkin mengetahui sesuatu. Kita bisa mengelus makhluk kecil ini dan mereka akan mendengkur dengan gembira, tetapi mereka secara alamiah adalah pemangsa. dan Tuhan tidak menjanjikan satu sifat alamiah yang baru bagi jenis kucing manapun sampai setelah kedatangan Yesus Kristus yang kedua.
(a) Bila Dia datang, dan Dia menciptakan ulang bumi kita menjadi "bumi yang baru"-Nya yang mulia (lihat Wahyu 22:1-7 dsb.), semua yang mau mendiami "bumi yang dijadikan baru"-Nya yang mulia akan telah mengalami satu perubahan dalam sifat alamiah mereka.
(b) Manusia secara alamiah juga adalah pemangsa seperti halnya kucing, karena Roma 8:7 berkata, "Sebab keinginan daging adalah perseteruan terhadap Allah, karena ia tidak takluk kepada hukum Allah; hal ini memang tidak mungkin baginya." Kita yang secara alamiah berada dalam "perseteruan terhadap Allah" memiliki semua kejahatan di dalam sifat alamiah kita yang juga ada dalam diri pemangsa.
(c) Kita SEMUA perlu diubahkan, kita SEMUA memerlukan satu sifat alamiah yang baru; kita SEMUA memerlukan seorang Juruselamat dari diri kita sendiri.
(d) Pikirkan tentang perubahan yang begitu besar di dalam sifat alamiah yang akan dialami singa di bumi Allah yang baru yang agung: "Serigala dan anak domba akan bersama-sama makan rumput, singa akan makan jerami seperti lembu ... Tidak ada yang akan berbuat jahat atau yang berlaku busuk di segenap gunung-Ku yang kudus," firman TUHAN" (Yes 65:25)
(e) Itu berarti bahwa tidak akan ada lagi pemangsa di bumi yang baru yang ajaib itu!
(f) Bila singa bisa mengalami perubahan yang begitu besar dalam sifat alamiahnya, mengapa kita tidak bisa mengalami satu perubahan dalam sifat alamiah kita sekarang melalui kasih karunia yang jauh lebih berlimpah dari Tuhan kita Yesus Kristus?

dari Dial Daily Bread 15 Juni 2009
oleh Robert J. Wieland
diterjemahkan oleh Danny Handoko


 

Set as your default homepage Add favorite Privacy Report Bugs 1998-2007 SEIMAN.org All Rights Reserved. MaxWebPortal Snitz Forums Go To Top Of Page