home
my seiman
bulletin
web forum
discover
bible info
ss cq
renungan
milis
online bible
uji anda
proyek
linkaran advent
album foto
about
staff only

active topics (0)
new articles (0)
private messages
my bookmarks
site statistics
pm pager
member benefits
members
search
register

Username:
Password:
Save Password

Lupa password?

registered members: 1626
active users:
0 members
14 guests
Renungan Hari Ini | Renungan Lampau | Para Penerjemah
Renungan Tanggal 6/26/2002

Salam dalam Kasih Kristus,

Berbicara tentang bahasa yang sungguh cemerlang dan menarik! Alkitab melebihi semua buku. Yehezkiel mengatakan pada kita bagaimana Tuhan menunjukkan padanya Israel sebagai satu lembah penuh dengan tulang-tulang kering, "diputihkan oleh sinar matahari," satu panorama yang luas tentang kematian rohani. Kemudian Dia menanyakan pada nabi itu satu pertanyaan yang sederhana: "dapatkah tulang-tulang ini dihidupkan kembali?" Aku menjawab: "Ya Tuhan ALLAH, Engkaulah yang mengetahui!"" Itulah satu perlambang dari keadaan rohani dari gereja Tuhan yang benar pada saat itu. Fokus utama dari penglihatan itu bukanlah "kebangkitan pertama" secara fisik dan "bumi yang baru," walaupun itu dapat menjadi satu aplikasinya. Tetapi tidak ada orang yang mati secara rohani sekarang akan mendapat kesempatan untuk bangkit pada "kebangkitan pertama." Adalah SEKARANG bahwa kita harus mengalami satu pertobatan yang hidup.
Menurut apa yang dikatakan oleh Kristus dalam Wahyu 3:14-21 tentang gereja-Nya yang benar pada zaman akhir, "lembah dari tulang-tulang kering" itu menjadi mengganggu. Itu bukan sekedar sejarah zaman dulu.
Yehezkiel dapat berdoa bagi "tulang-tulang kering" itu 24 jam sehari selama satu abad (satu perkumpulan doa tanpa akhir!), dan tidak ada yang akan terjadi. (Beberapa gereja berpuasa dan berdoa dan masih saja tidak ada yang terjadi untuk mengubah kematian rohani mereka). Sekarang perhatikan: sekitar sepuluh kali dalam Yehezkiel 37:4-10 (terjemahan Peterson), Tuhan mengatakan pada nabi itu apa yang harus dilakukan: "bernubuatlah mengenai tulang-tulang ini" - dan dia melakukannya. Tuhan tidak hendak membangkitkan mereka seorang diri; Dia menuntut bantuan sang nabi. Bahkan "nafas hidup" yang terakhir yang masuk ke dalam mereka adalah buah dari "nubuat" Yehezkiel." Itu pastilah "Injil yang kekal" (ayat 10). "Tulang-tulang kering" itu harus diberi makan oleh Firman. Apakah gereja Anda "mati"? Anak-anaknya kelaparan? Bagaimana dengan orang mudanya? Ya - berdoalah; tetapi jangan melewatkan pelajaran Yehezkiel - tidak ada yang akan berhasil kecuali proklamasi dari "Injil yang kekal," "pekabaran malaikat ketiga dalam kebenaran," Firman tentang Salib (Why 14:6-15). Tetapi itulah yang akan membuat tulang-tulang itu "hidup" Ya!

Dari Dial Daily Bread 21 Juni 2002
Oleh Robert J. Wieland
Diterjemahkan oleh Danny Handoko


 

Set as your default homepage Add favorite Privacy Report Bugs 1998-2007 SEIMAN.org All Rights Reserved. MaxWebPortal Snitz Forums Go To Top Of Page