home
my seiman
bulletin
web forum
discover
bible info
ss cq
renungan
milis
online bible
uji anda
proyek
linkaran advent
album foto
about
staff only

active topics (0)
new articles (0)
private messages
my bookmarks
site statistics
pm pager
member benefits
members
search
register

Username:
Password:
Save Password

Lupa password?

registered members: 1626
active users:
0 members
8 guests
Renungan Hari Ini | Renungan Lampau | Para Penerjemah
Renungan Tanggal 8/14/2002

Salam dalam Kasih Kristus,

Ketika Tuhan "mengutus Elia" kepada "ahli-ahli Taurat dan orang Farisi," mereka "tidak mengenal dia." Pekabaran Yohanes Pembaptis adalah "Elia"! (Mat 17:10-13). Mungkinkah Tuhan yang Mahakasih dalam belas kasihan-Nya yang besar mengirimkan "Elia" pada kita dan kita "tidak mengenal dia"? Mungkinkah Tuhan mengirimkan pada kita satu pekabaran yang dirancang untuk mempersiapkan kita bagi kedatangan Kristus dan kita memperlakukannya sama seperti orang Yahudi memperlakukan Yohanes Pembaptis? Tuhan telah berjanji untuk "mengutus" dia (Mal 4:5,6); apakah ada yang lebih penting daripada mempelajari apakah "pekabaran" itu dan bagaimana "kita" telah memperlakukannya? Mungkin kita perlu bertobat!
Ketika "Elia" datang, akankah dia menggulingkan penyembahan Baal seperti yang dilakukannya lama berselang? Penyembahan Baal zaman dahulu adalah penyembahan diri disamarkan sebagai penyembahan Allah. Ke-450 "nabi-nabi Baal" membuat hati Elia muak. Apakah "penyembahan Baal" pada hari ini? seperti pada zaman dahulu.
Itu berarti mengaku melayani Allah ketika sebenarnya agenda Anda adalah untuk mempromosikan diri. Seorang pendeta meninggikan dirinya sendiri, menarik orang banyak kepada dirinya sendiri, memelihara orang-orang yang berpkiran duniawi di dalam gerejanya, mendaki tangga karirnya. Dia mengaku menyembah Kristus tetapi pada kenyataannya dia sedang melayani dirinya sendiri. Apakah dia bukan seorang "nabi Baal"? Karirnya adalah untuk membangun bagi dirinya sendiri satu kehidupan yang nyaman, tanpa sadar dia menuntun orang-orang muda kepada segala macam karir kecuali untuk mempersiapkan satu umat untuk berdiri pada hari Tuhan. Dia tidak mempersiapkan satu umat untuk diubahkan seperti Elia, untuk "mengikuti Anak Domba [Kristus yang disalibkan] ke mana saja Dia pergi." Sebaliknya, dia sedang mempersiapkan satu umat untuk menerima "tanda binatang" bila saatnya tiba.
Ketika "Elia" "diutus" oleh Tuhan, dia tidak akan bersikap lunak pada penyembahan Baal modern. Tetapi pelayanannya bukanlah pelayanan mempersalahkan, dia akan membangun, bukan merobohkan. "Firman" itu akan melakukan tugasnya. Memaklumkan Kristus yang disalibkan akan mencairkan semua hati duniawi yang sudah dikeraskan, dan penyembahan Baal akan ditolak. "Ketika aku memandang Salib yang ajaib itu, di atas mana Raja Kemuliaan mati, Keuntungan terbesarku kuanggap rugi, dan aku benci semua kesombonganku."

Dari Dial Daily Bread 10 Agustus 2002
Oleh Robert J. Wieland
Diterjemahkan oleh Danny Handoko


 

Set as your default homepage Add favorite Privacy Report Bugs 1998-2007 SEIMAN.org All Rights Reserved. MaxWebPortal Snitz Forums Go To Top Of Page