home
my seiman
bulletin
web forum
discover
bible info
ss cq
renungan
milis
online bible
uji anda
proyek
linkaran advent
album foto
about
staff only

active topics (0)
new articles (0)
private messages
my bookmarks
site statistics
pm pager
member benefits
members
search
register

Username:
Password:
Save Password

Lupa password?

registered members: 1626
active users:
0 members
7 guests
Renungan Hari Ini | Renungan Lampau | Para Penerjemah
Renungan Tanggal 8/16/2002

Salam dalam Kasih Kristus,

Beberapa orang telah mengkritik Elia karena begitu terus terang dan mengambil sikap bertentangan dalam berurusan dengan yang mulia Rja Ahab dan Ratu Izebel.Tidakkah keduanya adalah pemimpin-pemimpin yang ditunjuk untuk memimpin pekerjaan Tuhan pada masa itu? Tidakkah Tuhan telah memberkati kepemimpinan Ahab dengan kesuksesan yang besar secara ekonomi dan militer? Tidakkah Raja Yosafat, penerus Daud yang setia, bekerja sama secara terbuka dengan Raja Ahab? Tidakkah seharusnya Elia bekerja dengan lebih taktis, mungkin menjadi "nabi no. 451" dan melayani dengan diam-diam di dalam struktur yang ada untuk membawa reformasi secara bertahap? Pelayanannya sangat independen, mungkin ofensif.
Di atas semuanya, Elia dipersalahkan karena menggunakan sikap "lebih suci daripada engkau" - dia berpikir dia adalah satu-satunya yang setia pada Allah yang benar. Tuhan harus mengingatkannya untuk itu - Tuhan memiliki 7000 orang yang bersembunyi yang tidak pernah "sujud menyembah Baal" (1 Raja 19:18).
Tunggu sebentar. Alkitab memberikan pada Elia dukungan yang hebat: (a) doa-doanya dijawab, itu tentu berarti sesuatu! (Yak 5:16-18). (b) Tuhan mengutus burung-burung gagak untuk menyediakan makanannya di padang belantara; (c) Tuhan menunjuk seorang janda kafir di luar perbatasan Israel untuk masak baginya dan menyediakan baginya kamar tamu; (d) Tuhan menghormati Dia dengan api dari langit - wow! (e) Tuhan mengutus padanya seorang malaikat untuk memasak makanannya baginya di padang belantara ketika dia sedang kecil hati; (f) yang paling hebat dari semuanya, Tuhan memberikan padanya satu kehormatan yang hanya pernah diterima satu orang manusia (Henokh) sebelumnya - dia diangkat ke sorga tanpa merasakan kematian. Dan bahkan lebih baik daripada itu, Elia dipercaya dengan kehormatan untuk menguatkan Anak Allah sementara Dia menghadapi penyaliban-Nya (Mat 17:3). Lebih baik kita berhat-hati akan apa yang kita katakan, Elia hidup di suatu tempat di dalam alam semesta Tuhan - mungkin bahkan membaca esai singkat ini! Kita tidak ingin mengganggu orang yang begitu tinggi dihormati oleh Tuhan.
Maleakhi 4:5,6 kelihatannya menunjukkan bahwa Tuhan telah mempercayakan padanya satu pekerjaan lagi: untuk memimpin atau mengarahkan satu reformasi besar-besaran di antara umat Tuhan tepat sebelum kedatangan Kristus kedua kali.

Dari Dial Daily Bread 13 Agustus 2002
Oleh Robert J. Wieland
Diterjemahkan oleh Danny Handoko


 

Set as your default homepage Add favorite Privacy Report Bugs 1998-2007 SEIMAN.org All Rights Reserved. MaxWebPortal Snitz Forums Go To Top Of Page