home
my seiman
bulletin
web forum
discover
bible info
ss cq
renungan
milis
online bible
uji anda
proyek
linkaran advent
album foto
about
staff only

active topics (0)
new articles (0)
private messages
my bookmarks
site statistics
pm pager
member benefits
members
search
register

Username:
Password:
Save Password

Lupa password?

registered members: 1626
active users:
0 members
7 guests
Renungan Hari Ini | Renungan Lampau | Para Penerjemah
Renungan Tanggal 4/23/2003

Salam dalam Kasih Kristus,

Apakah Anda satu dari banyak orang yang berada di dalam situasi yang tampaknya tidak berpengharapan? Tahun demi tahun dari doa yang tidak terjawab telah hampir mendiamkan bisikan lirih pengharapan. Anda berada di tempat di mana Anda berpikir bahkan Tuhan dan semua malaikat kudus-Nya tidak dapat "memberikan padamu apa yang diinginkan hatimu" (Maz 37:4). Anda telah berdoa untuk waktu yang lama. Sudah terlambat, menurut perasaan Anda.
Mungkin itu masalah kesehatan, atau perkawinan, atau keterasingan. Mungkin Anda baru saja membangun rumah Anda di Baghdad dan itu sekarang dihancurkan oleh bom dan Anda tidak memiliki asuransi. Apapun itu, Anda dicobai untuk mengucapkan selamat tinggal selamanya kepada "apa yang diinginkan hatimu." Dan walaupun demikian Anda telah memberikan hati Anda kepada Tuhan, Anda memelihara perintah-perintah-Nya termasuk Sabat, Anda MELAKUKAN apapun yang Dia katakan untuk dilakukan. Tetapi itu hanya memperpanjang penantian bagi doa untuk dijawab. Ada satu pasal di dalam Alkitab yang ditulis khusus untuk menghiburkan Anda:

(a) "Janganlah orang asing yang menggabungkan diri kepada TUHAN berkata: "Sudah tentu TUHAN hendak memisahkan aku dari pada umat-Nya"; dan janganlah orang kebiri berkata: "Sesungguhnya, aku ini pohon yang kering." (Yes 56: 3, 4). Bila seorang manusia di zaman Yesaya telah dikebiri, itu pastilah hampir merupakan jawaban paling negatif terhadap doa yang dia dapat bayangkan. Satu pohon yang selamanya tidak berbuah! Seorang pria di Israel harus memiliki anak, khususnya anak laki-laki, atau dia dikesampingkan selamanya. Hanya bertahan hidup sampai kematian membebaskan Anda dari pengharapan yang sia-sia--anggapan yang alamiah dari seorang pria yang dikebiri. Anda berada di luar "keluarga" Allah.
(b) Tetapi Tuhan memiliki satu pekabaran khusus bagi mereka: " Sebab beginilah firman TUHAN: "Kepada orang-orang kebiri yang memelihara hari-hari Sabat-Ku dan yang memilih apa yang Kukehendaki dan yang berpegang kepada perjanjian-[baru]Ku, kepada mereka akan Kuberikan dalam rumah-Ku dan di lingkungan tembok-tembok kediaman-Ku suatu tanda peringatan dan nama--itu LEBIH BAIK dari pada anak-anak lelaki dan perempuan--,suatu nama abadi yang tidak akan lenyap akan Kuberikan kepada mereka. … Tuhan ALLAH yang menghimpun orang-orang Israel yang terbuang" (ayat 4-8).
(c) Itu adalah pembaharuan janji Perjanjian Baru yang Tuhan buat kepada Abraham! "Pilihlah" untuk percaya bila Anda pikir Anda tidak dapat; "pegang teguh" janji-janji Perjanjian Baru, dan Anda akan menyadari "apa yang diinginkan hatimu" yang LEBIH BAIK dari yang Anda pernah harapkan atau bayangkan.

Dari Dial Daily Bread 10 April 2003
Oleh Robert J. Wieland
Diterjemahkan oleh Danny Handoko


 

Set as your default homepage Add favorite Privacy Report Bugs 1998-2007 SEIMAN.org All Rights Reserved. MaxWebPortal Snitz Forums Go To Top Of Page