home
my seiman
bulletin
web forum
discover
bible info
ss cq
renungan
milis
online bible
uji anda
proyek
linkaran advent
album foto
about
staff only

active topics (0)
new articles (0)
private messages
my bookmarks
site statistics
pm pager
member benefits
members
search
register

Username:
Password:
Save Password

Lupa password?

registered members: 1626
active users:
0 members
14 guests
Renungan Hari Ini | Renungan Lampau | Para Penerjemah
Renungan Tanggal 5/2/2003

Salam dalam Kasih Kristus,

Pernahkah Anda membaca Doa yang Tidak Perlu di dalam Alkitab? Diucapkan dari dalam hati yang berduka yang hancur karena Sengsara yang Tidak Perlu. Doa itu datang dari orang yang sangat baik yang duka citanya hanya mungkin dikarenakan oleh ketidakpercayaannya (ketidakpercayaan yang sama yang kita semua, secara alamiah, kenali).
Dalam Kejadian 37:3-11 Tuhan telah memilih Yusuf, putra Yakub yang sudah tua, untuk menjadi seorang nabi dan telah memberikan kepadanya dua mimpi yang diilhamkan. Ayahnya, ibunya, dan sebelas saudaranya suatu hari akan tunduk menyembah padanya. Sepuluh saudaranya membenci dia (sama seperti kita anggota gereja yang baik mendapati bahwa adalah mudah untuk membenci seorang jurukabar yang mungkin telah diutus Tuhan kepada kita--itu adalah fenomena yang terus menerus berulang). Yakub hampir percaya, tetapi kemudian tidak mempercayainya. Ketika yang sepuluh itu menjual Yusuf sebagai seorang budak ke Mesir, mereka mengucapkan dusta kepada bapa yang tua itu, dan dia mempercayainya dan bukan mempercayai Kabar Baik nubuatan itu. "binatang buas telah memakannya; tentulah Yusuf telah diterkam" (ayat 33). Yakub mempercayai dusta itu selama bertahun-tahun. Sementara itu Yusuf telah menjadi Perdana Menteri Kerajaan Mesir yang besar.
Dia berpura-pura bersikap kasar kepada kesepuluh saudara yang pada akhirnya datang untuk membeli gandum. Jangan berani datang kembali kecuali kamu membawa saudaramu yang paling muda (Benyamin)! Jadi mereka menceritakan kabar buruk yang "menyedihkan" ini kepada Yakub tua yang menyimpulkan (seperti kita semua sering lakukan!), "Aku inilah yang menanggung segala-galanya itu!" ["Segala sesuatu melawan aku!, KJV] (42:36, sesungguhnya segala sesuatu adalah untuknya!). Akhirnya, dengan berat hati dia membiarkan mereka membawa Benyamin untuk pergi membeli gandum untuk menyelamatkan nyawa mereka. Kesepuluh saudara itu telah menceritakan kepadanya tentang "orang yang kejam," Perdana Menteri itu; mereka semua takut kepadanya. Yakub membiarkan mereka pergi, dan berdoa: "Semoga Allah Yang Mahakuasa membuat gubernur itu merasa kasihan kepada kalian!" (43:14). Berdoa supaya Yusuf, yang mengasihi mereka semua dengan segenap hatinya, merasa kasihan! Doa yang Tidak Perlu!
Selama bertahun-tahun itu penderitaan Yakub sebenarnya tidak perlu dan hanya dikarenakan oleh keragu-raguannya akan Roh Nubuat. Dia seharusnya percaya bahwa karena Tuhan telah memanggil Yusuf dan memberikannya karunia nubuat Dia tidak pernah akan membiarkan "binatang buas…memakannya." Dia seharusnya telah berkata kepada sepuluh saudara itu, "Kalian berdusta!" Dia seharusnya memelihara iman dan tetap bersuka cita selama tahun-tahun yang panjang dan menyedihkan itu.

Dari Dial Daily Bread 18 April 2003
Oleh Robert J. Wieland
Diterjemahkan oleh Danny Handoko


 

Set as your default homepage Add favorite Privacy Report Bugs 1998-2007 SEIMAN.org All Rights Reserved. MaxWebPortal Snitz Forums Go To Top Of Page