home
my seiman
bulletin
web forum
discover
bible info
ss cq
renungan
milis
online bible
uji anda
proyek
linkaran advent
album foto
about
staff only

active topics (0)
new articles (0)
private messages
my bookmarks
site statistics
pm pager
member benefits
members
search
register

Username:
Password:
Save Password

Lupa password?

registered members: 1626
active users:
0 members
9 guests
Renungan Hari Ini | Renungan Lampau | Para Penerjemah
Renungan Tanggal 5/5/2003

Salam dalam Kasih Kristus,

Seandainya seseorang pria yang sudah beristri bertemu dengan seorang wanita yang menarik dan jatuh cinta kepadanya. Bahkan bila istrinya hamil 8 bulan. Apa yang dapat dia lakukan? Tidakkah "cinta" satu kekuatan yang hebat yang mengalahkan semua pertimbangan yang lain?

Orang-orang Roma dan Yunani zaman dahulu mengatakan ya, bila Anda "jatuh cinta" kepada seseorang, Anda adalah tawanan yang tidak berdaya dari dewa kafir Cupid yang telah memanah kedua Anda dengan satu panahnya; dan cinta suami-istri harus tunduk kepada "eros" yang baru. "Eros" adalah dewa cinta untuk orang Yunani, dan "Amor" adalah dewa yang sama bagi orang Roma. Eros adalah jenis cinta yang tertinggi yang dikenal dunia kafir. Itu adalah sesuatu yang misterius: ketika bendungan itu jebol segala sesuatu bisa diharapkan terhanyut olehnya. Ketika Raja Herod Antipas jatuh cinta kepada Herodias secara tidak sah, dia membiarkan "eros" ini untuk mendorong dia memenggal nabi Allah, Yohanes Pembaptis, bahkan bila dia tahu itu salah. Begitu berkuasanya "eros" itu! Itu bahkan mendorong korbannya untuk memenggal seseorang yang menghalangi jalan! Tidak heran orang zaman dahulu berpikir bahwa "Allah adalah Eros."
Banyak orang pada masa ini didorong oleh Eros untuk tidak setia kepada pasangan hidupnya. Tetapi Alkitab mengajarkan satu jenis kasih yang baru--AGAPE. Cupid adalah satu dari malaikat yang jatuh yang berdosa bersama dengan Lucifer. Karenanya bila seseorang bergumul dengan pencobaan untuk "jatuh cinta" dalam penyelewengan, dia mengambil bagian dalam peperangan besar antara Kristus dan Setan. Seseorang harus belajar tentang satu kasih yang lebih kuat daripada Eros. Sumber tertingginya hanya ada di satu tempat--pengorbanan Anak Allah yang menyangkal diri "bahkan sampai mati di kayu salib" (Fil 2:8). Dia yang percaya sesudahnya selalu menyanyikan: "AGAPE Kristuslah yang menguasai kami, dan kami menyadari bahwa kalau satu orang sudah mati untuk semua orang, maka itu berarti bahwa semua orang sudah mati." Ketika "Satu orang sudah mati," itu adalah kematian yang total yang dialami-Nya. "Kristus mati untuk semua orang, supaya orang-orang yang hidup [Anda dan saya], tidak lagi hidup untuk diri sendiri, melainkan untuk Kristus yang sudah mati dan dihidupkan kembali demi kepentingan mereka" (2 Kor 5:14, 15). "Penguasaan" itu lebih kuat bahkan daripada Eros! Itu memimpin kepada penyaliban diri sendiri.
Scott Peterson: adalah satu tragedi Anda tidak pernah mendengar seseorang mengkhotbahkan tentang kasih-AGAPE itu!

Dari Dial Daily Bread 22 April 2003
Oleh Robert J. Wieland
Diterjemahkan oleh Danny Handoko


 

Set as your default homepage Add favorite Privacy Report Bugs 1998-2007 SEIMAN.org All Rights Reserved. MaxWebPortal Snitz Forums Go To Top Of Page