home
my seiman
bulletin
web forum
discover
bible info
ss cq
renungan
milis
online bible
uji anda
proyek
linkaran advent
album foto
about
staff only

active topics (0)
new articles (0)
private messages
my bookmarks
site statistics
pm pager
member benefits
members
search
register

Username:
Password:
Save Password

Lupa password?

registered members: 1626
active users:
0 members
10 guests
Renungan Hari Ini | Renungan Lampau | Para Penerjemah
Renungan Tanggal 5/12/2003

Salam dalam Kasih Kristus,

Ada satu pasal dalam Alkitab di mana Yesus dinyatakan begitu jelas sehingga bahkan anak-anak dapat tahu bahwa mereka berada dekat kepada-Nya dan Dia kepada mereka. Ibrani 2 ditulis oleh seseorang yan diilhami oleh Roh Kudus untuk membawakan Kristus sebagai sungguh-sungguh manusia, sementara pada saat yang sama Dia adalah sungguh-sungguh Allah. Ibrani 2 ditulis untuk membawakan Dia sebagai memiliki nama yang mengagumkan "sebagai warisan" -- nama-Nyaadalah Allah (ayat 8). Kemudian pasal 2 dituliskan untuk menunjukkan bahwa Dia adalah manusia. Seluruh pasal menjelaskan bagaimana malaikat berkata tentang Dia, "mereka akan menamakan Dia Imanuel" --yang berarti: Allah menyertai kita." (Mat 1:23). Perhatikan:

(1) "Tetapi Dia, yang untuk waktu yang singkat dibuat sedikit lebih rendah dari pada malaikat-malaikat, yaitu Yesus, kita lihat, yang oleh karena penderitaan maut, … supaya oleh kasih karunia Allah Ia mengalami maut bagi semua manusia" (Ibr. 2:9). Itu berarti Dia dengan sukarela melangkah turun untuk menjadi "lebih rendah daripada malaikat-malaikat" supaya Dia dapat menyelamatkan kita.
(2) Dia menjadi satu dengan kita supaya Dia dapat mengalami kematian kita. Anda dan saya dilahirkan untuk hidup; Dia dilahirkan untuk mati. Itu bukanlah untuk mengalami kematian "tidur" kita, tetapi kematian yang Dia "alami" untuk "semua manusia" adalah yang sesungguhnya--kematian yang terakhir seperti digambarkan dalam Wahyu 2:11 dan 20:14.
(3) Yesus menempatkan diri-Nya di tempat orang-orang berdosa, mengambil beban rasa bersalah mereka ke atas diri-Nya sendiri. Ketika Dia berseru di atas salib-Nya, "Allah-Ku, mengapa Engkau meninggalkan Aku?" Dia sedang menderita berdampingan dengan para pencuri yang disalibkan. Pencuri yang bertobat itu tidak merasa ditinggalkan oleh Allah karena Kristus telah menjamin baginya pengampunan dan keselamatan; hatinya diangkat oleh sukacita melebihi penderitaan fisiknya. Tetapi Kristus menderita lebih parah daripada pencuri yang TIDAK bertobat. Dia juga mengalami kematian baginya.
(4) Sifat alamiah di dalam mana Kristus "mengambil bagian" adalah sifat alamiah "anak-anak," bukan dari bapa umat manusia yang belum jatuh (ayat 14). Anda memiliki seorang Juruselamat yang menemui Anda di mana Anda berada pada saat ini. Dia "mengambil bagian" dalam warisan DNA Anda, kelemahan Anda, rasa bersalah Anda, ya, Dia "mengambil" kematian Anda yang final, yang kedua, ke atas diri-Nya sendiri. Dia mengenal kuatnya pencobaan Anda.
(5) Mengapa Dia melakukan semua ini? Supaya Dia dapat "menolong" Anda sebagaimana Anda "dicobai." Dia membebaskan Anda dari "kutuk hukum taurat" yang adalah pelanggaran hukum itu (Gal 3:13). Dia membebaskan Anda dari perbudakan dosa. Sekarang, "Kristus telah memerdekakan kita. Karena itu berdirilah teguh" (Gal 5:1). Pintu penjara Anda telah terbuka; pergilah dengan bebas.

Dari Dial Daily Bread 28 April 2003
Oleh Robert J. Wieland
Diterjemahkan oleh Danny Handoko


 

Set as your default homepage Add favorite Privacy Report Bugs 1998-2007 SEIMAN.org All Rights Reserved. MaxWebPortal Snitz Forums Go To Top Of Page