home
my seiman
bulletin
web forum
discover
bible info
ss cq
renungan
milis
online bible
uji anda
proyek
linkaran advent
album foto
about
staff only

active topics (0)
new articles (0)
private messages
my bookmarks
site statistics
pm pager
member benefits
members
search
register

Username:
Password:
Save Password

Lupa password?

registered members: 1626
active users:
0 members
8 guests
Renungan Hari Ini | Renungan Lampau | Para Penerjemah
Renungan Tanggal 5/13/2003

Salam dalam Kasih Kristus,

Mengapa kita manusia memiliki begitu banyak masalah untuk memahami Firman Allah yang sederhana? Dia berkata, misalnya, bahwa Dia begitu mengasihi kita sehingga Dia telah MEMBERIKAN semua yang Dia dapat berikan, sehingga "barangsiapa yang mau, hendaklah ia mengambil air kehidupan [kekal] dengan cuma-cuma!" Dia telah mengalirkan sumber air itu; tugas kita adalah untuk meminumnya! (Yoh 3:16; Why 22:17).

Tetapi apa yang kita manusia telah lakukan dengan hal ini? Kita tidak tahan untuk percaya bahwa "barangsiapa percaya kepada [Kristus] tidak akan binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal," sehingga kita menaksirkan bermacam-macam ide tentang tugas-tugas yang ktia harus LAKUKAN. Masalah kita jelas adalah memahami apa artinya "percaya" (yang pada bahasa aslinya adalah sama dengan memiliki iman).
Karena beberapa orang fanatik (ada banyak dari mereka!) memiliki ide bahwa "percaya" berarti sekedar mengakui pengetahuan secara luar sementara kita berlanjut tenggelam dalam dosa yang terus menerus (dan kita tahu bahwa dusta tidaklah mungkin benar), kita manusia telah mencoba untuk menambahkan "perbuatan-perbuatan" kepada Yoh 3:16, dsb., dsb. Jadi kita mengatakan bahwa keselamatan adalah oleh iman ditambah perbuatan; tetapi segera kita menghadapi penghalang. Tuhan juga telah berkata, "oleh kasih karunia kamu diselamatkan melalui iman; itu bukan hasil usahamu, melainkan pemberian Allah." Dan kemudian untuk menghentikan usaha apapun dari pihak kita untuk menambahkan "perbuatan" kepada rumus itu, Tuhan menambahkan secara spesifik: "itu bukan hasil pekerjaanmu; jangan ada orang yang memegahkan diri" (Efe 2:8, 9). Jadi, kebenaran yang benar mengatakan demikian: kita diselamatkan oleh kasih karunia-100 persen kasih karunia Allah dalam Kristus. Tetapi itu tidak berarti kita tidak punya bagian apa-apa untuk dikerjakan: keselamatan adalah "melalui iman." Jadi, kita memiliki bagian--untuk percaya.
Marilah kita bersabar dan membiarkan Tuhan menjelaskan dalam Alkitab apa artinya "percaya." Penjelasannya adalah dalam Yohanes 3:16: untuk "percaya" adalah sambutan hati kita, untuk menghargai "kasih" dan "pemberian" Tuhan. Itu berarti "memandang," "melihat," untuk "bersama-sama dengan segala orang kudus dapat memahami, betapa lebarnya dan panjangnya dan tingginya dan dalamnya kasih [agape] Kristus, dan dapat mengenal kasih itu" (Efe 3:18, 19). Itu berarti hanyalah "[memandang] Anda Domba Allah yang menghapus dosa dunia" (Yoh 1:29). Lebih dari pandangan sekilas yang terburu-buru sementara pandangan kita tertuju pada kekuatiran dan kesenangan dunia; tidak, itu berarti membiarkan hati kita yang keras dan mementingkan diri "melihat," yang semua orang di dunia diundang untuk melakukannya--"Berpalinglah kepada-Ku dan biarkanlah dirimu diselamatkan, hai ujung-ujung bumi! " (Yes 45:22).
"Memandang" kasih itu memberikan motivasi untuk semua "perbuatan-perbuatan baik" yang hanya Tuhan dapat pikirkan (lihat 1 Yoh 3:1-3).

Dari Dial Daily Bread 29 April 2003
Oleh Robert J. Wieland
Diterjemahkan oleh Danny Handoko


 

Set as your default homepage Add favorite Privacy Report Bugs 1998-2007 SEIMAN.org All Rights Reserved. MaxWebPortal Snitz Forums Go To Top Of Page