home
my seiman
bulletin
web forum
discover
bible info
ss cq
renungan
milis
online bible
uji anda
proyek
linkaran advent
album foto
about
staff only

active topics (0)
new articles (0)
private messages
my bookmarks
site statistics
pm pager
member benefits
members
search
register

Username:
Password:
Save Password

Lupa password?

registered members: 1626
active users:
0 members
10 guests
Renungan Hari Ini | Renungan Lampau | Para Penerjemah
Renungan Tanggal 5/15/2003

Salam dalam Kasih Kristus,

Bila dipahami dengan benar, Buku Wahyu adalah Kabar Baik, bukan kabar buruk. Jangan biarkan "penterjemah" populer menakuti Anda dengan kesalahan. Ya, kita harus awas dan paham apa yang akan terjadi ke atas bumi ini, tetapi kita tidak boleh membiarkan doktrin palsu "Babel" mendesak keluar sukacita yang Roh Kudus telah masukkan ke dalam buku yang terakhir dalam Alkitab ini. Membacanya sebagaimana itu tertulis, dari awal sampai akhir, membangkitkan pengharapan.

Kata-katanya yang pertama memberitahukan pada Anda bahwa buku itu bertujuan membuat Anda berbahagia, bukan bersedih. "Berbahagialah [diberkatilah, KJV] ia yang membacakan dan mereka yang mendengarkan kata-kata nubuat ini, dan yang menuruti apa yang ada tertulis di dalamnya!" (1:3).
Ada tidak kurang dari TUJUH "berkat" seperti itu, pengumuman yang memberikan kebahagiaan di sini. "Celaka" dan "bala" adalah pekerjaan Setan, bukan Tuhan. Jangan lupa janji-janji Tuhan dalam Mazmur 91 kepada mereka yang "duduk dalam lindungan Yang Mahatinggi," "malapetaka tidak akan menimpa kamu, dan tulah tidak akan mendekat kepada kemahmu" (ayat 1, 10).
Wahyu adalah seperti yang disebutkan dalam namanya--mengungkapkan Kristus dalam seluruh sejarah sejak zaman para rasul sampai pada akhir zaman. Ada satu "wahyu" dalam pasal 12 -- dari apa yang sedang terjadi di balik layar-- pertentangan besar antara Setan dan Anak Domba; tetapi akhirnya sudah jelas, Anak Domba akan memenangkan peperangan itu.
"Berbahagialah dia, yang berjaga-jaga dan yang memperhatikan pakaiannya, supaya ia jangan berjalan dengan telanjang dan jangan kelihatan kemaluannya!" (16:15). Keuntungan yang tidak ternilai dalam masa kesusahan!
"Berbahagialah mereka yang diundang ke perjamuan kawin Anak Domba" (19:9)
"Berbahagia dan kuduslah ia, yang mendapat bagian dalam kebangkitan pertama itu. Kematian yang kedua tidak berkuasa lagi atas mereka" (20:6)
"Berbahagialah orang yang menuruti perkataan-perkataan nubuat kitab ini!" (22:7; "menuruti" dalam bahasa aslinya berarti menghargai, melindungi dari kehilangan).
"Berbahagialah orang yang menuruti perkataan-perkataan nubuat kitab ini! Mereka akan memperoleh hak atas pohon-pohon kehidupan dan masuk melalui pintu-pintu gerbang ke dalam kota itu" (22:14)
Ketujuh berkat itu semua menjadi kenyataan di sini dan sekarang--bahkan "hak" untuk masuk melalui gerbang-gerbang itu. Percayalah, dan kemudian tegakkan kepalamu.
Bacalah Wahyu dari awal sampai akhir dan raihlah berkat-berkat ini!

Dari Dial Daily Bread 1 Mei 2003
Oleh Robert J. Wieland
Diterjemahkan oleh Danny Handoko


 

Set as your default homepage Add favorite Privacy Report Bugs 1998-2007 SEIMAN.org All Rights Reserved. MaxWebPortal Snitz Forums Go To Top Of Page