home
my seiman
bulletin
web forum
discover
bible info
ss cq
renungan
milis
online bible
uji anda
proyek
linkaran advent
album foto
about
staff only

active topics (0)
new articles (0)
private messages
my bookmarks
site statistics
pm pager
member benefits
members
search
register

Username:
Password:
Save Password

Lupa password?

registered members: 1626
active users:
0 members
10 guests
Renungan Hari Ini | Renungan Lampau | Para Penerjemah
Renungan Tanggal 6/30/2003

Salam dalam Kasih Kristus,

Dalam edisi Juli dari majalah populer Christianity Today ditanyakan dengan huruf-huruf besar di sampul depan, "Apa yang Sedang Dilakukan Tuhan di Dunia?" Jawabannya diberikan (tentu saja) dengan berlangganan majalah itu. Tetapi pertanyaan itu jauh lebih daripada sekedar taktik iklan yang lihai. Jutaan orang yang berpikir panjang di seluruh dunia ini yang ingin untuk percaya pada Tuhan dan Bapa Tuhan kita Yesus Kristus dengan cemas mempertanyakan: di manakah Dia, dan apa yang Dia lakukan saat ini? Pelayanan renungan-mini ini dengan teguh yakin bahwa Dia menjawab pertanyaan itu dengan begitu jelas di Alkitab sehingga anak kecil pun dapat memahaminya:

Dia sedang sibuk bertarung dalam pertempuran terakhir dalam "pertentangan besar antara Kristus dan Setan." Hal itu diringkaskan dengan jelas dalam Wahyu 12; secara bertahap kita menelusuri sejarah gereja-Nya sejak 2000 tahun yang lalu sampai pada waktu dari "jemaat yang sisa" yang dapat dibedakan sebagai mereka yang " menuruti hukum-hukum Allah dan memiliki kesaksian Yesus" (ayat 17; "iman Yesus," 14:12).
Dalam bertempur melawan Setan, Tuhan sedang memperjuangkan komitmen hati dari umat-Nya; Dia tidak pernah dapat memenangkan konflik itu kecuali Dia telah sukses dalam memenangkan satu jemaat untuk begitu sungguh-sungguh berada pada pihak-Nya sehingga Dia dapat dengan jujur mengatakan, mereka "bersama-sama dengan Dia" (17:14). Karenanya, apa yang Tuhan sedang "lakukan di dunia" adalah memenangkan hati yang jujur untuk "mendamaikan… dengan diri-Nya" (2 Kor 5:19). Itu adalah pergumulan rohani yang paling sulit yang Dia hadapi selama beribu-ribu tahun sejak dosa mulai. Itulah kenyataan yang sebenarnya!
Pekerjaan memperdamaikan hati manusia kepada diri-Nya sendiri ini adalah agenda dari "Hari Pendamaian" alam semesta yang terjadi tepat sebelum kedatangan Kristus yang kedua kali. Ilustrasi yang paling baik untuk memahami pekerjaan itu terdapat dalam Wahyu 19: Kristus adalah calon Mempelai Pria yang mencoba, hampir tampak menyedihkan, memenangkan hati dari satu "wanita" yang Dia kasihi (ayat 1-9). Setiap tamu dari dunia lain akan berkata, "Itu tentulah mudah! Lihatlah pada apa yang telah dilakukan oleh Kristus bagi gereja-Nya! Dia telah menebusnya dari neraka itu sendiri!" Tetapi sungguh mengejutkan bagi Sorga, Dia mendapati bahwa itu adalah satu pergumulan yang berat untuk memenangkan hatinya untuk sampai pada "pernikahan Anak Domba." Dalam Wahyu Yesus mengutip Kidung Agung sebagai menggambarkan masalah yang dihadapi-Nya: si wanita tidak bisa membuat keputusan (bandingkan Wahyu 3:20 dengan Kidung Agung 5:1-6, dari mana ayat-ayat itu dikutip).
Tetapi bagaimanapun juga, Dia yakin akan kemenangan yang akan dicapai. Dia telah membuat investasi yang tak terbatas dari diri-Nya sendiri untuk membeli gereja-Nya "dengan darah-Nya sendiri" (Kis 20:28, KJV). Dia mengalami kematian kita yang kedua (Ibr 2:9)! "Iman Yesus" yang dipeluk oleh gereja-Nya yang "sisa" adalah keyakinan-Nya bahwa umat manusia akan memberikan respon. Alam semesta yang luas dari Tuhan yang tidak boleh melihat Anak Allah akhirnya terusir dari arena dengan kekalahan yang memalukan. Anda dan saya memiliki sesuatu untuk diperjuangkan.

Dari Dial Daily Bread 26 Juni 2003
Oleh Robert J. Wieland
Diterjemahkan oleh Danny Handoko


 

Set as your default homepage Add favorite Privacy Report Bugs 1998-2007 SEIMAN.org All Rights Reserved. MaxWebPortal Snitz Forums Go To Top Of Page