home
my seiman
bulletin
web forum
discover
bible info
ss cq
renungan
milis
online bible
uji anda
proyek
linkaran advent
album foto
about
staff only

active topics (0)
new articles (0)
private messages
my bookmarks
site statistics
pm pager
member benefits
members
search
register

Username:
Password:
Save Password

Lupa password?

registered members: 1626
active users:
0 members
3 guests
Renungan Hari Ini | Renungan Lampau | Para Penerjemah
Renungan Tanggal 7/16/2003

Salam dalam Kasih Kristus,

Nancy Reagan dulu mengatakan pada orang muda yang digoda oleh narkotika, “Just say no.” (Cukup katakan tidak) Presiden Bush mengatakan kepada orang muda Afrika yang dicobai sex, “Tidak berhubungan sex sebelum nikah adalah jawabannya.” Dan keduanya benar.

* Tetapi masalahnya adalah bahwa orang muda (dan orang dewasa) tidak tahu BAGAIMANA mengatakan “Tidak” kecuali seseorang yang sangat bijaksana dapat mengajari mereka. Dari semua profesor, dokter, psikolog, dan psikiater di dunia (ya, dan presiden-presiden dan istri-istri mereka) tidak dapat mengajar satu orang muda pun untuk mengatakan Tidak kepada pencobaan mereka yang datang dari hormon mereka ketika semua orang di sekitar mereka “semua orang melakukannya.” Hasilnya: jutaan kematian yang sia-sia.

* Tetapi ada Seseorang yang masih hidup (Dia dibangkitkan!) yang mengajarkan BAGAIMANA: “Karena kasih karunia Allah yang menyelamatkan semua manusia sudah nyata. Ia mendidik kita supaya kita meninggalkan kefasikan [berkata Tidak, NIV, NEB] dan keinginan-keinginan duniawi dan supaya kita hidup bijaksana, adil dan beribadah di dalam dunia sekarang ini” (Tit 2:11, 12). Ada beberapa kebenaran tak ternilai harganya di dalamnya:

* (1) Apa yang berhasil bukanlah kisah horor di dalam program Nancy [Reagan], atau kuliah yang menumbuhkan ketakutan dari para dokter dan ilmuwan (yang secara kebetulah adalah semuanya sangat benar!). Kita dapat mengkhotbahkan api neraka kepada orang-orang sementara mereka sedang berjalan dan itu tidak akan membuat mereka menoleh. Itulah satu misteri dari sifat manusia. Seekor ular berbisa dapat “menghipnotis” korbannya. Ketakutan dapat melumpuhkan, tidak dapat memberikan energi. Adalah “kasih karunia Allah” yang melakukan pengajaran yang efektif. Kedengarannya sia-sia, bukan? Tapi itu membuahkan hasil!

* (2) Bahasa asli dari Titus 2:11 mengatakan bahwa “kasih karunia telah datang kepada semua orang.” “dia membawa keselamatan kepada semua orang.” Tidak satu jiwa manusia pun yang akan membantah di dalam penghakiman terakhir mengatakan bahwa “kasih karunia” itu tidak DIBERIKAN kepadanya. Apa yang kita tidak yakin adalah apakah “semua orang” telah DIBERI TAHU tentang “kasih karunia” yang telah “DIBERIKAN” kepada mereka; bila ternyata tidak demikian, sebagian orang akan sangat malu pada hari itu. Mereka telah diberi perintah untuk memberitahukan hal itu kepada “semua orang.”

* (3) “Kasih karunia” ini bekerja dengan sama efisiennya tidak peduli apakah “semua orang” ini dikelilingi oleh “kefasikan dan keinginan-keinginan dunia ini,” atau apakah mereka terasing di satu padang pasir. Tekanan dari teman sebaya adalah sangat kuat; tetapi “kasih karunia” adalah lebih kuat (Rom 5:20). Semua tergantung pada pemberitahuan yang efektif dan jujur dari Kabar tentang “kasih karunia” ini.

* (4) Cukup campurkan sedikit legalisme yang mematikan, kesalahpahaman tentang Perjanjian Lama, dalam menceritakan tentang “kasih karunia” ini, dan Anda menjadikannya tidak efektif. Hasilnya: jutaan orang Kristen, seperti orang kafir, mengalami kematian yang sama.

Dari Dial Daily Bread
Oleh Robert J. Wieland
Diterjemahkan oleh Danny Handoko


 

Set as your default homepage Add favorite Privacy Report Bugs © 1998-2007 SEIMAN.org All Rights Reserved. MaxWebPortal Snitz Forums Go To Top Of Page